<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610</id><updated>2012-02-16T19:14:33.173-08:00</updated><category term='Berita Pendidikan'/><category term='Perkembangan Anak'/><category term='Jadwal Belajar'/><category term='Hubungi Kami'/><category term='Pendidikan Anak'/><category term='Tentang Kami'/><category term='Tips Belajar'/><category term='Artikel Pendidikan'/><category term='Biaya Belajar'/><title type='text'>Les Privat Bogor | Guru Les Privat | Guru Privat, | Bimbel | Kursus</title><subtitle type='html'>lesprivat, les, privat, kursus, bimbel, guru, murid, siswa, anak, sd, smp, sma, belajar, pendidikan, matematika, fisika, kimia, inggris</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-9038726047306978555</id><published>2010-10-17T10:00:00.000-07:00</published><updated>2010-10-17T10:02:31.187-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Belajar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Tips Agar Anak Tidak Malas Belajar</title><content type='html'>Saat mendengar kata "belajar", banyak anak yang enggan untuk melakukannya. Simak saja Ibu Shelly yang selalu teriak-teriak dahulu untuk menyuruh anaknya belajar. "Anak saya itu kalau sudah disuruh belajar, selalu ngumpet. Kalau sudah ketemu, dia lari bersembunyi di tempat lain. Sampai rasanya jengkel sekali," begitu katanya. Sebagai orang tua tentunya kita ingin agar anak kita menjadi pintar dan tidak ketinggalan pelajaran, tetapi bagaimana caranya supaya anak mau disuruh belajar? Dibawah ini merupakan beberapa tips agar anak agar tidak malas belajar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Jadilah contoh yang baik buat anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang tua merupakan panutan dari anaknya, oleh karena itu kita harus memberikan contoh terbaik agar ditiru oleh anak. Saat orang tua menyuruh dan mengawasi anak belajar, usahakan agar Anda juga terlihat seperti mempelajari sesuatu, misalnya dengan membaca buku. Sesekali ajak anak Anda untuk berdiskusi mengenai suatu topik yang hangat. Dengan begitu anak melihat bahwa orang tuapun ikut belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Pilihlah waktu belajar yang baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak merasa capek, ia akan enggan untuk melakukan apa saja. Oleh karenanya, coba pilihlah waktu yang tepat dimana anak sedang merasa segar untuk melakukan sesuatu, termasuk kegiatan belajar. Anda dapat mencoba di sore hari saat anak sudah mandi sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Buatlah jadwal belajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak cenderung untuk melakukan sesuatu yang pasti. Dengan membuat jadwal belajar secara rutin, anak akan mengerti bahwa jam yang ditentukan tersebut merupakan waktunya untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Kenali daya konsentrasi anak Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak memiliki daya konsentrasi yang berbeda-beda. Coba amati anak Anda, apakah ia tipe anak yang dapat berkonsentrasi selama 2 jam penuh atau hanya 30 menit. Apabila anak Anda merupakan tipe daya konsentrasi pendek, berikan istirahat sejenak disela-sela waktu belajar, setelah itu, anak dapat meneruskan kegiatan belajarnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Berikan bantuan saat anak membutuhkannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat mengerjakan PR, kadang anak menemui soal yang sulit untuk dikerjakannya. Coba berikan bantuan saat ia membutuhkannya dengan cara menjelaskan bagaimana untuk menyelesaikan soal tersebut. Dengan begitu, anak dapat mengetahui bagaimana cara mengerjakannya tanpa harus terjebak di soal yang sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ditulis oleh Ardiani Prabawa dari berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-9038726047306978555?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/9038726047306978555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/10/tips-agar-anak-tidak-malas-belajar.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/9038726047306978555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/9038726047306978555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/10/tips-agar-anak-tidak-malas-belajar.html' title='Tips Agar Anak Tidak Malas Belajar'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-227583169685741510</id><published>2010-08-13T09:39:00.000-07:00</published><updated>2010-10-17T09:46:02.088-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>10 Cara penting yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan prestasi di sekolah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TGV1qjBYE4I/AAAAAAAAADQ/oYy8klfPPoQ/s1600/gambar-tips.php.gif"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 207px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TGV1qjBYE4I/AAAAAAAAADQ/oYy8klfPPoQ/s320/gambar-tips.php.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504935493346268034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.     Jadilah seorang pemimpin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Latihlah rasa tanggung jawabmu.Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.     Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.     Jangan malu untuk bertanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.     Kerjakan PR dengan baik, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5.     Setiap pulang dari sekolah&lt;/span&gt;, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan.&lt;br /&gt;Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6.     Cukup istirahat, makan dan bermain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7.     Banyak berlatih pelajaran yang kurang disuka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8.     Ikutilah kegiatan ektrakurikuler yang kamu senangi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9.     Cari seorang pembimbing yang baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10.     Jangan suka mencontek teman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.duniabelajar.com/murid-tips-lihat.php?id=8&amp;amp;kelas=14"&gt;Sumber Artikel Dunia Belajar &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-227583169685741510?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/227583169685741510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/08/10-cara-penting-yang-apat-kamu-lakukan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/227583169685741510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/227583169685741510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/08/10-cara-penting-yang-apat-kamu-lakukan.html' title='10 Cara penting yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan prestasi di sekolah'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TGV1qjBYE4I/AAAAAAAAADQ/oYy8klfPPoQ/s72-c/gambar-tips.php.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-1013322041100717541</id><published>2010-08-08T06:53:00.002-07:00</published><updated>2010-08-08T07:07:45.901-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Sepeda Sebagai Teman Bermain dan Belajar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TF65aNfcuhI/AAAAAAAAADI/Gq3SdFqQ-Ek/s1600/bersepeda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TF65aNfcuhI/AAAAAAAAADI/Gq3SdFqQ-Ek/s320/bersepeda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503039654642629138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bersepeda tidak sama dengan main-main tanpa tujuan. Anak-anak &lt;a href="http://lesprivatbogor.blogspot.com/"&gt;belajar&lt;/a&gt; bermacam-macam hal melalui kegiatan ini: keseimbangan fisik, keterampilan dan koordinasi gerak anggota tubuh, mengolah emosi, dan menambah pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh anak prasekolah ini belajar tentang sebab dan akibat: karena ngebut dan kurang hati-hati maka ia terjatuh. Dari pengalaman ini anak belajar tidak menyalahkan orang lain dan tidak kapok dengan giat mengasah ketrampilan bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak sepele, tapi buat sebagian besar anak prasekolah, sepeda adalah alat penting yang membawa mereka ke dunia yang menarik. Bertemu teman-teman, mengasah keterampilan dan kecerdasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para pakar, kecerdasan anak akan optimal apabila kedua belah otak distimulasi dengan baik. Dengan menjaga keseimbangan saat bersepeda, otomatis kedua belahan otak anak akan terstimulasi, demikian pula panca inderanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa kelirunya jika kita melarang anak bersepeda. Jika anda kawatir si kecil tertabrak kendaraan bermotor dan halaman atau lingkungan sekitar rumah kurang mendukung ruang gerak, ada baiknya secara berkala dalam seminggu anda ajak si kecil mengasah keterampilan ini di taman yang mungkin agak jauh dari rumah tapi memiliki ruang gerak yang leluasa.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;Sumber: Majalah Ayah Bunda No.15 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-1013322041100717541?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/1013322041100717541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/08/sepeda-sebagai-teman-bermain-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/1013322041100717541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/1013322041100717541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/08/sepeda-sebagai-teman-bermain-dan.html' title='Sepeda Sebagai Teman Bermain dan Belajar'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TF65aNfcuhI/AAAAAAAAADI/Gq3SdFqQ-Ek/s72-c/bersepeda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-2610422865833517555</id><published>2010-08-08T06:53:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T06:58:35.578-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>7 Tips Menumbuhkan Semangat Belajar Anak di Rumah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TF63KmX2EMI/AAAAAAAAAC4/DeWsNk-9Rt4/s1600/belajar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 236px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TF63KmX2EMI/AAAAAAAAAC4/DeWsNk-9Rt4/s320/belajar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503037187420459202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.Pelajari tahap-tahap perkembangan anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usia 0-2 tahun adalah tahap sensorimotor (merasakan dunia melalui gerak dan indera, dan mempelajari keberadaan objek). Usia 2-7 tahun adalah tahap pra-operasional(mulai memiliki kecepatan motorik).Usia 7-11 tahun adalah tahap operasional konkret (mulai berpikir logis tentang kejadian-kejadian nyata).Di atas 11 tahun adalah tahap operasional formal (mulai mengembangkan penalaran abstrak). Denganmempelajari tahap perkembangan anak orang tua bisa mengetahui stimulasi yang di butuhkan anak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Stimulasi anak sesuai kebutuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak usia prsekolah sampai usia SD awal mulai memiliki kecakapan motorik. Maka senang dengan melibatkan motorik kasar dan motorik halus. Anak usia 7-11 tahun mulai berpikir logis. mereka senang dengan belajar:mengamati alam sekitar,membuat percobaan untuk melihat sebab akibat dll. Anak usia 11 tahun ke atas mulai berpikir abstrak dan senang belajar dengan diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Respon setiap pertanyaan anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan matikan rasa ingin tahu anak dengan mengabaikan pertanyaan mereka. Pertanyaan adalah salah satu tanda adanya rasa ingin tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Apresiasi proses belajar anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang dilakukan anak terutama anak prasekolah yang masih dalam proses belajar berikanlah penilaian positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Jadilah teman diskusi yang baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semakin besar usia anak berusahalah menjadi teman diskusi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Biasakanlah anak belajar di rumah secara teratur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;yaitu belajar pada jam yang tepat setiap hari. Saat belajar, minimal anak mengulang pelajaran di sekolah dan melihat jadwal pelajaran besok. Pembiasaan belajar hendaknya tidak dilakukan secara drastis dan mendadak jika anak belum punya kebiasaan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Samakan kecenderungan metode belajar di rumah dan di sekolah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang tua perlu menjamin kekompakan dalam pola asuh. Ini memudahkan untuk menetapkan metode belajar tertentu untuk anak (sesuai kecenderungan anak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Sumber: Majalah Parents Guide Vol V no 11 tahun 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-2610422865833517555?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/2610422865833517555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/08/7-tips-menumbuhkan-semangat-belajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/2610422865833517555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/2610422865833517555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/08/7-tips-menumbuhkan-semangat-belajar.html' title='7 Tips Menumbuhkan Semangat Belajar Anak di Rumah'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/TF63KmX2EMI/AAAAAAAAAC4/DeWsNk-9Rt4/s72-c/belajar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-3886890701501887460</id><published>2010-04-07T08:26:00.001-07:00</published><updated>2010-04-07T08:42:26.220-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Pendidikan Anak: Menjadikan Anak Ahli Matematika</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7ym747hjxI/AAAAAAAAACk/byZxox7Nfjk/s1600/matematika_realistik.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 246px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7ym747hjxI/AAAAAAAAACk/byZxox7Nfjk/s320/matematika_realistik.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457420396290739986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendidikan Anak&lt;/span&gt; - Alangkah bahagianya orang tua bisa melihat anaknya ahli dalam setiap pelajaran. Yang menjadi masalah bagi anak-anak Indonesia biasanya, tidak menyukai pelajaran-pelajaran yang dianggapnya sulit, misalnya matematika. Biasanya, orang tua akan mengkursuskan anaknya, untuk orang tua yang mampu. Akan tetapi, Anda sendiri sebenarnya bisa memaksimalkan kemampuan matematika anak-anak Anda. Bagaimana caranya? Berikut ini tips bagi Anda yang dirangkai dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Pastikan Anak anda mengetahui konsep matematika yang ia pelajari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika anak Anda tidak mengetahui dasar dari matematika, maka anak Anda hanya akan mempeelajari matematika dengan hafalan. Padahal, matematika yang dihafal itu tidaklah ada artinya. Anda dapat memberitahukan dasar-dasar matematika pada mereka, sehingga mereka akan mudah memahami soal-soal yang sulit apabila mereka mengetahui dasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Bantulah mereka dengan menyertakan fakta-fakta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penguasaan fakta dasar berarti bahwa anak dapat menjawab pertanyaan kurang dari tiga detik. Rumus praktis dapat Anda anjurkan pada anak Anda agar memperoleh respon yang cepat. Apabila anak Anda belum juga bisa memahami berilah contoh yang nyata. Misalnya, menghitung perkalian dengan memisalkan keramik yang ada pada lantai Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Ajarkan pada anak Anda menulis angka-angka dengan teliti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Duapuluh lima persen kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal matematika ditemukan oleh pengajar adalah kesalahan yang dikarenakan ketidaktelitian sang anak dalam menulis angka-angka. Perbaiki ketelitian anak Anda dalam menulis dan mengolah angka-angka dengan cara meneliti ulang apa latihan yang dia kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Sediakan kebutuhan, yang digunakan anak Anda untuk belajar matematika, dengan cepat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matematika adalah sebuah subjek yang semuanya dibangun dari apa yang sebelumnya telah dipelajari. Seabagai contoh, kegagalan dalam mengetahui dasar masalah perhitungan persen biasanya disebabkan oleh sang anak tidak menguasai masalah desimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Tunjukkan bagaimana cara menyelesaikan masalah pekerjaan rumahnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengerjakan tugas matematika mempertajam ilmu yang didapat dari sekolah untuk dipelajari di rumah. Ajarkan pada mereka untuk memulai mengerjakan tugas tersebut, dengan membuka buku atau mengulang pelajaran dan contoh-contoh yang telah diberikan oleh guru mereka lewat pelajaran sebelumnya disekolah. Jika kurang jelas, jelaskan padanya sampai ia bisa mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Dorong mereka untuk mengerjakan soal lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika guru hanya memberikan soal-soal tertentu saja, berilah pada anak Anda contoh soal yang lain. Ingat, semakin anak Anda banyak berlatih makin semakin cepat mereka membentuk kemampuan dan kepercayaan diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan masalah soal cerita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matematika mempunyai ekspresi, untuk belajar memecahkan masalah, Anda harus memecahkan masalah. Ajarkan pada anak Anda membaca soal cerita berkali-kali. Juga, suruhlah dia untuk menggambarkannya dalam bentuk soal matematika atau diagram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Bantulah anak Anda mempelajari tata bahasa matematika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak akan dapat matematika secara nyata, tidak pula mempelajari konsep yang lebih menantang tanpa mengetahui tata bahasanya. Periksalah bahwa anak Anda dapat menemukan dan mengikuti masalah yang baru atau bab baru. Jika tidak, ajarkan padanya untuk menggunakan model atau contoh dan masalah yang sederhana terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Ajarkan pada mereka untuk mengerjakan metematika ?di luar kepala”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak kecil harus banyak menyelesaikan masalah perhitungan dengan menggunakan pensil dan kertas. Ketika membantu anak Anda menyelesaikan sebuah soal, bantulah mereka dengan mendiktekannya tanpa harus menuliskannya, sehingga anak akan berlatih menulis matematika sesuai apa yang dibayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Jadikanlah matematika bagian dalam hidup anak Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matematika akan lebih berarti ketika anak Anda melihat bagaimana pentingnya matematika dalam kehidupan ini, dan dapat dilihat dimana-mana. Dorong mereka menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, tanyakan pada mereka jarak suatu tumbuhan baru ke suatu titik tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Sumber : Tempo Online&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-3886890701501887460?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/3886890701501887460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/pendidikan-anak-menjadikan-anak-ahli.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/3886890701501887460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/3886890701501887460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/pendidikan-anak-menjadikan-anak-ahli.html' title='Pendidikan Anak: Menjadikan Anak Ahli Matematika'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7ym747hjxI/AAAAAAAAACk/byZxox7Nfjk/s72-c/matematika_realistik.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-2652211823113170922</id><published>2010-04-07T08:26:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T08:35:27.991-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Pendidikan Anak: Berbakat tapi Tak Beprestasi Sesuai Potensinya?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7yk86NDgDI/AAAAAAAAACc/TcPoGgGffyk/s1600/membaca.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7yk86NDgDI/AAAAAAAAACc/TcPoGgGffyk/s320/membaca.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457418214789316658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak &lt;/span&gt;atau peserta didik berbakat yang diperkirakan tidak berprestasi sesuai potensinya disebut underachiever. Ada beberapa ciri yang melekat pada peserta didik seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Conny R.Semiawan, pemerhati pendidikan yang juga Guru Besar Tetap Program Pascasarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, beberapa ciri umum bisa dilihat pada siswa yang tergolong sebagai underachiever antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;sikap yang pada umumnya tidak memperlihatkan kematangan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;sikap negatif terhadap kondisi atau keadaan sekolah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;sikap dan kebiasaan belajar yang kurang baik&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;sikap rendah diri (inferior) yang kadang berlebihan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;cenderung defensif&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;kerap suka menyalahkan orang lain&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;merasa memiliki rasa harga diri yang rendah, yang seringkali ditunjukkannya dengan perilaku yang tidak produktif (malas)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;rendahnya produktifitas yang menyebabkan proses belajar yang dilakoninya lebih sering tergantung pada orang lain (learned helplessness)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Superachievement&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Conny menuturkan, problematika underachievement memiliki dua sisi. Sisi pertama adalah underachievement dalam arti yang sebenarnya, sedangkan yang kedua adalah underachievement yang disebut dengan superachievement, yaitu tekanan-tekanan yang dialami para peserta didik berbakat untuk menjadi sempurna dan sangat inteligen, keinginan menjadi anak luar biasa dibandingkan yang lainnya, merasa paling kreatif, serta kepedulian untuk dikagumi oleh teman sebaya karena penampilannya untuk memeroleh popularitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Conny, ciri-ciri anak yang mengalami kondisi superachievement antara lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;cenderung mengalami stres yang diinternalisasikannya, karena orang-orang di sekitarnya terlalu mengagumi dan memujinya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;sulit berkembang dan maju jika segala yang dilakukannya tidak mendapatkan pujian&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;a href="http://edukasi.kompas.com/read/2009/11/02/13053628/Berbakat.tapi.Tak.Beprestasi.Sesuai.Potensinya"&gt;edukasi.kompas&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-2652211823113170922?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/2652211823113170922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/pendidikan-anak-berbakat-tapi-tak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/2652211823113170922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/2652211823113170922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/pendidikan-anak-berbakat-tapi-tak.html' title='Pendidikan Anak: Berbakat tapi Tak Beprestasi Sesuai Potensinya?'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7yk86NDgDI/AAAAAAAAACc/TcPoGgGffyk/s72-c/membaca.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-8199468930463134856</id><published>2010-04-03T08:58:00.002-07:00</published><updated>2010-04-03T10:50:44.920-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Pendidikan'/><title type='text'>Olimpiade Nasional MIPA 2010 Diikuti 1.526 Mahasiswa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7d_m32Lp2I/AAAAAAAAACU/oFXqjol4Skg/s1600/kimia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 289px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7d_m32Lp2I/AAAAAAAAACU/oFXqjol4Skg/s400/kimia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455969779385608034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebanyak 1.526 mahasiswa akan ikut serta dalam seleksi wilayah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2010&lt;/span&gt; yang digelar oleh Departemen Pendidikan Nasional. Drai jumlah tersebut, 649 mahasiswa ikut serta dalam Olimpiade Matematika, 448 mahasiswa mengikuti bidang studi Fisika, dan 429 lainnya mengikuti bidang studi Kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Akademik Dikti, Illah Sailah, mengatakan proses seleksi di tingkat internal perguruan tinggi sudah dilakukan. Kini, tinggal menunggu seleksi wilayah yang digelar secara bersamaan pada tanggal 6-7 April 2010 oleh 12 perguruan tinggi, yaitu Universitas Syah Kuala untuk NAD dan Sumut; Universitas Riau untuk Sumbar, Riau, Kepri dan Jambi; Universitas Sriwijaya untuk Sumsel, Babel, Bengkulu dan Lampung; Universitas Negeri Jakarta untuk Jabodetabek dan Banten; Universitas Pendidikan Indonesia untuk Jawa Barat; Universitas Negeri Yogyakarta untuk DI Yogyakarta; Universitas Sebelas Maret untuk Jawa Tengah; Universitas Airlangga untuk Jawa Timur; Universitas Udayana untuk NTT, NTB dan Bali; Universitas Negeri Makassar untuk Sulawesi; Universitas Mulawarman untuk Kalimantan; dan Universitas Patimura untuk Maluku dan Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan Direktorat Akademik Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas, keikutsertaan peserta meningkat seiring dengan meningkatnya area wilayah yang ikut serta dari 10 wilayah pada 2009 dan sekarang 12 wilayah. Nantinya, empat hingga enam orang dari 20 pemenang Olimpiade Nasional MIPA ini akan diberangkatkan mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Sains Internasional ke-16 di Eropa Timur akhir Juli mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;a href="http://edukasi.kompas.com/read/2010/04/01/17005256/Olimpiade.Nasional.MIPA.2010.Diikuti.1.526.Mahasiswa"&gt;Edukasi Kompas&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-8199468930463134856?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/8199468930463134856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/olimpiade-nasional-mipa-2010-diikuti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/8199468930463134856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/8199468930463134856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/olimpiade-nasional-mipa-2010-diikuti.html' title='Olimpiade Nasional MIPA 2010 Diikuti 1.526 Mahasiswa'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7d_m32Lp2I/AAAAAAAAACU/oFXqjol4Skg/s72-c/kimia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-7545939335623685062</id><published>2010-04-03T08:58:00.001-07:00</published><updated>2010-04-03T09:32:09.278-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Pendidikan'/><title type='text'>20 Ciri – Ciri Orang yang Inovatif</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7dsenuOpqI/AAAAAAAAACM/86TqfJA_Tl4/s1600/visi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 60px; height: 67px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7dsenuOpqI/AAAAAAAAACM/86TqfJA_Tl4/s400/visi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455948746897401506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mitchell Ditkoff, Direktur dari Idea Champions, mengetengahkan tentang kualitas dari seorang inovator, dengan ciri-ciri sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Challenges status quo&lt;/span&gt;; tidak merasa cepat puas dengan keadaan yang ada dan selalu mempertanyakan otoritas dan rutinitas serta mengkonfrontasikan asumsi-asumsi yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Curious&lt;/span&gt;; senantiasa mengeksplorasi lingkungannya dan menginvestigasi kemungkinan-kemungkinan baru, memiliki rasa kekaguman (sense of awe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Self-motivated&lt;/span&gt;; tanggap terhadap kebutuhan dari dalam (inner needs) senantiasa secara proaktif memprakarsai proyek-proyek baru, menghargai setiap usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Visionary&lt;/span&gt;; memiliki imaginasi yang tinggi dan memiliki pandangan yang jauh ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Entertains the fantastic&lt;/span&gt;; memunculkan ide-ide “gila”, memandang sesuatu yang tidak&lt;br /&gt;mungkin menjadi sebuah kemungkinan, memimpikan dan menghayalkan sesuatu yang besar-besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Takes risks&lt;/span&gt;; melampaui wilayah yang dianggap menyenangkan, berani mencoba dan menanggung kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   7. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peripatetic&lt;/span&gt;; merubah lingkungan kerja sesuai yang dibutuhkan, senang melakukan perjalanan (travelling) untuk memperoleh inspirasi atau pemikiran segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   8. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Playful/humorous&lt;/span&gt;; memliki ketertarikan terhadap hal-hal yang aneh dan mengagumkan, berani tampil beda, bertindak nekad, serta mudah dan sering tertawa layaknya seorang anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   9. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Self-accepting&lt;/span&gt;; dapat mempertahankan ide-idenya dan menganggap “kesempurnaan sebagai musuh kebaikan”, tidak terikat dengan apa-apa yang diipandang baik menurut orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  10. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Flexible/adaptive &lt;/span&gt;–terbuka bagi setiap perubahan, mampu melakukan penyesuaian terhadap rencana-rencana yang telah dibuat, menyajikan berbagai solusi dan gagasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  11. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makes new connections&lt;/span&gt;; mampu melihat hubungan-hubungan diantara unsur-unsur yang terputus, mensintesakan dan mengkombinasikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  12. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Reflective&lt;/span&gt;, menginkubasi setiap masalah dan tantangan, mencari dan merenungkan berbagai pertimbangan dalam mengambil keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  13. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Recognizes (and re-cognizes) patterns&lt;/span&gt;; perseptif terhadap sesuatu dan dapat membedakannnya, dapat melihat kecenderungan dan prinsip serta mampu mengorganisasikannnya, dapat melihat ”the Big Picture.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  14. Tolerates ambiguity, merasa nyaman dalam situasi kacau (chaos), dapat menyajikan situasi paradoks, tidak tergesa-gesa membenarkan terhadap suatu ide yang muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  15. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Committed to learning&lt;/span&gt;; berusaha mencari pengetahuan secara terus menerus, mensintesakan segala in put, menyeimbangkan setiap informasi yang terkumpul dan menyelaraskan setiap tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  16. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Balances intuition and analysis&lt;/span&gt;, memilih dan memilah diantara pemikiran divergen dan pemikiran konvergen, memiliki intuisi tertentu sebelum melakukan analisis, meyakini apa yang sudah dianalisis dan menggunakannya secara hati-hati dengan menggunakan akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  17. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Situationally collaborative;&lt;/span&gt; berusaha menyeimbangkan pemikiran dari setiap individu, membuka pelatihan dan mencari dukungan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  18. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Formally articulate;&lt;/span&gt; mengkomunikasikan setiap gagasan secara efektif, menterjemahkan konsep abstrak ke dalam bahasa penuh arti, menciptakan prototype atau model yang dianggap paling mudah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  19. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Resilient;&lt;/span&gt; merefleksi hal-hal dianggap mengecewakan atau yang tidak dinginkan, belajar dengan cepat dari umpan balik, berkemauan untuk mencoba dan terus mencoba lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  20. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persevering;&lt;/span&gt; bekerja keras dan tekun, memperjuangkan gagasan-gagasan baru dengan gigih, memiliki komitmen terhadap hasil-hasil yang telah digariskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/03/15/inovatif/"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-size:85%;" &gt;akhmadsudrajat.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-7545939335623685062?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/7545939335623685062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/20-ciri-ciri-orang-yang-inovatif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/7545939335623685062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/7545939335623685062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/20-ciri-ciri-orang-yang-inovatif.html' title='20 Ciri – Ciri Orang yang Inovatif'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7dsenuOpqI/AAAAAAAAACM/86TqfJA_Tl4/s72-c/visi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-7431799216009165093</id><published>2010-04-03T08:58:00.000-07:00</published><updated>2010-04-03T09:24:53.452-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Pentingnya pendidikan anak usia dini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7dmZ7D4PII/AAAAAAAAACE/Egzw4NiqDFw/s1600/pendidikan+anak.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 210px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7dmZ7D4PII/AAAAAAAAACE/Egzw4NiqDFw/s320/pendidikan+anak.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455942069119368322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendidikan anak&lt;/span&gt; dini usia sesungguhnya adalah merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sekolah&lt;/span&gt; sebagai pembantu kelanjutan pendidikan dalam keluarga, sebab pendidikan yang pertama dan utama diperoleh anak ialah dalam keluarga. Keluarga sebagai satuan unit sosial terkecil merupakan lingkungan pendidikan yang paling utama dan pertama, dalam arti keluarga merupakan lingkungan yang paling bertanggung jawab mendidik anak-anaknya. Pendidikan yang diberikan orang tua seharusnya memberikan dasar bagi pendidikan, proses sosialisasi dan kehidupannya di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan demikian karena sejak kelahirannya anak berada pada lingkungan dan di bawah asuhan orangtuanya. Pola sikap, perilaku, dan nilai-nilai yang ditanamkan orangtua kepada anak melalui pengasuhannya itu merupakan landasan fundamental bagi perkembangan kepribadian dan tingkah laku anak selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini keluarga tetap menjadi kelompok pertama (primary group) tempat meletakkan dasar kepribadian di dalam keluarga. Orang tua memegang peranan membentuk sistem interaksi yang intim dan berlangsung lama ditandai oleh loyalitas pribadi, cinta kasih dan hubungan yang penuh kasih sayang. Peran orangtua adalah dengan membenahi mental anak. Terbentuknya kepribadian dan kreativitas anak merupakan modal bagi penyesuaian diri anak dan lingkungannya dan tentunya memberikan dampak bagi kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.&lt;br /&gt;Usia dini (0-5 tahun) merupakan usia yang sangat menentukan, dalam pembentukan karakter dan kepribadian seorang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia dini sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan manusia selanjutnya. Sebab, di usia ini dasar-dasar kepribadian anak telah terbentuk. Pada masa itu juga, anak-anak mengalami salah satu krisis yang disebut krisis pembentukan dasar kepribadian. Jika mereka mendapat pendidikan yang benar akan terbentuk dasar-dasar kepribadian yang kuat. Sebaliknya, jika mendapat pendidikan yang salah maka akan terbentuk dasar kepribadian yang tidak baik.&lt;br /&gt;Fungsi pendidikan bagi anak usia dini tidak sekadar untuk memberikan berbagai pengalaman belajar seperti pada orang dewasa, tetapi lebih berfungsi mengoptimalkan perkembangan kapabilitas kecerdasannya. Pendidikan di sini mencakup seluruh proses stimulasi psikososial yang tidak terbatas pada proses pembelajaran yang dilakukan secara klasikal (dalam ruang kelas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menumbuhkembangkan Potensi Anak Sasaran utama dalam Pendidikan Anak Dini Usia (PADU), salah satunya, adalah mempersatukan pendidikan serta kreativitas peserta didik. Tujuannya untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi anak didik termasuk potensi memberikan respon kreatif terhadap hal-hal sekitar kehidupannya. Pendidikan bukanlah upaya menimbun pengetahuan pada anak didik. Pendidikan pada hakikatnya harus dimaknai sebagai usaha pertolongan (bantuan) pada anak agar mampu menolong dirinya sendiri yang dikenal dengan “Hilfe Zur Selfbsthilfe”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pendidikan tak boleh malah berubah menjadi seperti dikecam Paolo Freire dalam bukunya berjudul Pedagogy of the Opressed (1972) dimana praksis pendidikan, dalam kenyataannya tidak lain merupakan proses pembenaran dari praktek penindasan. Proses penindasan yang telah mewabah pada berbagai bidang kehidupan sosial budaya justru semakin dilegitimasi kehadirannya melalui metode serta sistem pendidikan bersifat paternalistik, menonjolkan kontradiksi antara subyek (guru) dan obyek (murid) pendidikan, maupun pendidikan instruksional antidialog. Akibatnya, tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia seutuhnya jadi tidak tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, yang perlu dikembangkan adalah pendidikan yang memahami, mengembangkan, dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak untuk menunjukkan potensinya. Walaupun anak mungkin menunjukkan potensinya dengan cara yang mungkin bertentangan dengan keteraturan ‘ala orang dewasa’, namun sama sekali tak perlu untuk meredamnya, melainkan harus diarahkan agar semakin terasah dan konform terhadap norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia dini amat menentukan pertumbuhan dan perkembangan manusia selanjutnya. Sebab, pada usia ini dasar-dasar kepribadian anak telah terbentuk. Pada masa itu anak-anak mengalami salah satu krisis yang disebut krisis pembentukan dasar-dasar kepribadian. Jika pada masa itu mereka mendapat pendidikan yang benar akan terbentuk dasar-dasar kepribadian yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, jika mendapat pendidikan yang salah maka akan terbentuk dasar kepribadian yang tak baik. Pendidikan bagi anak dini usia yang lebih terencana dan sistematis mutlak diperlukan. Jika dalam masa yang amat strategis ini anak dini usia mendapat pendidikan, perkembangan anak selanjutnya dapat dihindarkan dari kemungkinan salah arah (maladjusment). Dengan demikian anak-anak cerdas sekaligus bijaksana akan terlahir dari dunia pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak demikian diharapkan memberikan sumbangan yang berarti bagi pembangunan bangsa dan perdamaian dunia. Munculnya berbagai kasus kejahatan maupun penyimpangan sosial, membuktikan peradaban manusia belum seperti yang diharapkan. Memprihatinkannya kualitas manusia amat mungkin disebabkan oleh gagalnya paradigma pendidikan. Paradigma pendidikan yang mengabaikan pertumbuhan dan perkembangan dini usia dan lebih menekankan pengembangan aspek kognitif semata-mata amat mungkin menghasilkan manusia yang kurang beradab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;a href="http://www.analisadaily.com/"&gt;analisadaily.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-7431799216009165093?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/7431799216009165093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/pentingnya-pendidikan-anak-usia-dini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/7431799216009165093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/7431799216009165093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/04/pentingnya-pendidikan-anak-usia-dini.html' title='Pentingnya pendidikan anak usia dini'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7dmZ7D4PII/AAAAAAAAACE/Egzw4NiqDFw/s72-c/pendidikan+anak.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-4196825703595229287</id><published>2010-03-31T05:54:00.001-07:00</published><updated>2010-03-31T05:55:36.957-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Bersahabat dengan Alam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7NGBymXxKI/AAAAAAAAAB8/Zj1gtqW1jgs/s1600/alam.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7NGBymXxKI/AAAAAAAAAB8/Zj1gtqW1jgs/s320/alam.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454780570252330146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kabar bencana banjir dan tanah longsor seolah susul menyusul mengisi berita di setiap stasiun televisi. Tidak hanya di daerah hutan atau desa terpencil, bahkan perkotaan. Disikapi sebagai bencana atau akibat dari ulah manusia dalam bentuk peringatan alam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya penggundulan hutan menjadi salah satu sebab banjir dan rawan longsor. Berbagai program penghijauan telah dicanangkan oleh pemerintah dan masyarakat. Selain pemantauan dan evaluasi yang harus dilakukan secara berkelanjutan, kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup amatlah diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, kesadaran akan menjaga kelestarian ini rupanya kurang diperhatikan oleh pemerintah dan sebagian besar masyarakat kita. Kita lihat saja di daerah perkotaan. Terlepas dari masalah drainase, sangatlah perlu dilakukan beberapa pembenahan, penghijauan kota juga patut menjadi sorotan pemerintah daerah. Sedangkan pembuangan sampah tidak pada tempatnya telah menyumbat saluran-saluran air. Bahkan membuang sampah sekecil bungkus permen dilakukan secara sembarangan. Hal ini seharusnya menjadi perhatian masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat banjir dan longsor datang, saat korban mulai berjatuhan, saat kerugian mulai terhitung, apa yang harus kita lakukan? Selalu saja muncul suara "Siapa yang salah?".  Masyarakat menyalahkan pemerintah yang dianggap kurang tanggap dan cekatan mengantisipasi dan mencegah terjadinya banjir. Ditambah lagi dengan lambatnya penanganan atas korban banjir. Sebaliknya pemerintah menuding masyarakat yang terlampau berharap meminta bantuan keselamatan setelah banjir terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya kita tidak usah menyalahkan satu sama lain. Hanyalah kesadaran untuk menjaga lingkungan hidup yang kita perlukan. Saat liburan ini merupakan saat yang tepat bagi diri kita sendiri untuk berjanji menjaga lingkungan disekitar. Hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan membuang sampah pada tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita belajar dari kesalahan yang telah terjadi dan janganlah mengulangi kesalahan itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.duniabelajar.com/guru-artikel-lihat.php?id=24&amp;amp;kelas=14"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ditulis oleh Lianneke Gunawan dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-4196825703595229287?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/4196825703595229287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/03/bersahabat-dengan-alam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/4196825703595229287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/4196825703595229287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2010/03/bersahabat-dengan-alam.html' title='Bersahabat dengan Alam'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/S7NGBymXxKI/AAAAAAAAAB8/Zj1gtqW1jgs/s72-c/alam.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-1302704067569622750</id><published>2009-12-23T03:49:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T06:42:10.866-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Pendidikan Anak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orang tua kita ingin memberikan pendidikan yang terbaik pada anak-anak kita. Dan hal itu dapat dilakukan dengan berbagai cara, memilihkan sekolah yang baik buat anak-anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat memasukan anak-anak kita ke playgroup berbeda dengan TK, karena yang diutamakan adalah beradaptasi/sosialisasi dengan teman sebayanya disamping ada tujuan lain diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;bermain &amp;amp; bersenang-senang, sharing, merasakan "menang dan kalah", melatih kreatifitas anak, melatih motorik kasarnya, mempersiapkan anak agar pada saat masuk TK sudah tidak lagi susah dalam bergaul / beradaptasi dengan guru serta teman-temannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Untuk pertimbangan pemilihan TK diantaranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Agama, mencari sekolah yang sesuai dengan agama karena pelajaran agama harus sudah dikenalkan kepada anak dari sejak dia dalam kandungan Ortua &amp;amp; juga sejak dia sudah mengetahui/ mengenal agamanya. Atau mencari sekolah yang tidak berdasarkan agama tertentu sehingga diharapkan anak menyadari dan mengetahui adanya perbedaan agama, perbedaan ras dan anak dapat bersikap sopan terhadap yang lain dan anak sadar akan identitas dirinya tetapi juga luwes bergaul dengan mereka yang berbeda dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Lokasi, dekat dengan rumah karena anak masih kecil, mudah untuk diantar dan dijemput. Jika terpaksa memilih sekolah yang letaknya jauh dari rumah, pengunaan bis sekolah dapat dipertimbangkan. Bis sekolah dapat melatih anak untuk mandiri dan bersosialisai dengan teman–teman yang berada dalam bis tersebut apalagi jika kedua orang tua bekerja dan tidak ada yang dapat mengantar dan menjemput, tetapi jika mengunakan bis sekolah anak akan berada terlalu lama dalam bis sekolah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Biaya, dengan biaya yang tidak terlalu mahal dan kualitas yang tidak mengecewakan. Kurikulum, mutu pendidikan, kemampuan guru, dan sekolah tidak mematikan kreatifitas anak, dimana anak tidak dituntut untuk mengikuti kehendak gurunya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat anak memasuki sekolah yang lebih tinggi SD, SMP, SMA pertimbangan mutu sekolah, disiplin sangat diutamakan, kemudian kita berpikir untuk memasukan anak-anak kita pada sekolah swasta sesuai dengan agama atau pertimbangan lainya. Sekolah swasta memiliki fasilitas lebih dari sekolah negeri, dan guru yang selalu membimbing, mengarahkan dapat mudah ditemui, dengan bayaran yang tinggi sekolah swasta hanya dapat dinikmati golongan tertentu yang akhirnya tidak ada perbedaan yang mencolok. Berbeda dengan sekolah negeri yang miskin akan fasilitas, guru yang terkadang tidak ditempat, sehingga murid "dipaksa" untuk mampu mandiri dan belajar sendiri, dan banyak keanekaragaman murid. Kebanyakan dan disadari atau tidak, memilih sekolah terkadang merupakan obsesi dari orang tua &amp;amp; rasa cinta Almamater.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pendidikan anak bukan hanya disekolah saja, tetapi dirumah dan di masyarakat sekitar kita. Sebagai orangtua hanya berusaha membangun fondasi yang kuat untuk mereka termasuk mental-spiritual dan kita harus dapat menjadi teladan yang baik untuk anak kita.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orangtua sebaiknya tidak hanya memikirkan IQ anak saja tetapi kita berusaha membentuk keseimbangan antara IQ dan EQ (kecerdasan emosional seseorang yang dipengaruhi oleh lingkungan), karena dengan EQ tinggi anak diharapkan dapat survive dalam segala masalah hidup walaupun anak itu hanya memiliki IQ yg rendah, dia mampu menghadapai kegagalan dan belajar mengambil pelajaran dari kegagalan tersebut. Pada seseorang yang memiliki EQ rendah sedangkan berIQ tinggi, atau di atas rata -rata akan mempunyai kecendrungan untuk sulit menguasai emosi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apapun usaha dan harapan orangtua pada anak hrus diingat bahwa itu adalah kehidupan anak bukan milik kita, maksud kita ingin anak kreatif dan mandir tetapi sudah ngatur semua masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.dunia-ibu.org/html/pendidikan_anak.html"&gt;Sumber Berita&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-1302704067569622750?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/1302704067569622750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/pendidikan-anak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/1302704067569622750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/1302704067569622750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/pendidikan-anak.html' title='Pendidikan Anak'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-1117279743754659549</id><published>2009-12-19T09:50:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T09:54:03.639-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkembangan Anak'/><title type='text'>Merangsang Kecerdasan Anak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang tua mana yang tidak ingin anaknya &lt;span&gt;cerdas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt; Namun, yang masih menjadi pertanyaan, apa saja yang dibutuhkan si kecil agar pertumbuhan otaknya menjadi optimal ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak merupakan benda yang paling vital dalam tubuh. Organ ini mengatur seluruh bagian dalam tubuh diantaranya gerakan motorik, pengaturan suhu tubuh, pengaturan tekanan darah, sekresi hormon,pernapasan, emosi dan berbagai macam kegiatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai proses dalam otak itu yakni peenambahan sel (poliferasi), perpindahan sel (migrasi), perubahan sel (differensiasi), pembentukan system jalinan saraf antara satu dengan lainnya (sinaptogenesis) dan pembentukan selubung saraf (mielinisasi).&lt;br /&gt;Yang penting dicatat, organ ini tumbuh secara luar biasa pada masa anak-anak. Sampai pada usia 2 tahun berat otak akan mencapai 75% otak dewasa. Menurut dr. Hartono Gunadi, Sp.A, dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, sampai dengan bayi berusia 2 tahun, pertumbuhan dan perkembangan otak anak telah mencapai 90%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Factor yang paling penting untuk pembentukan otak adalah factor nutrisi untuk mendukung pembentukan sel-sel otak. Sebagai orang tua yang bertanggung jawab terhadap kehidupan annak, Anda perlu tahu nutrisi seperti apa yang berperan dalam pembentukan otak sang buah hati, mulai dari dalam kandungan hingga remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada lagi hal yang penting pada proses pertumbuhan seorang anak, yakni proses tumbuh kembang. Makna pertumbuhan berkaitan dengan perubahan dalam besar, jumlah, ukuran, atau dimensi dalam tingkat sel, organ atau individu.&lt;br /&gt;Sedangkan perkembangan lebih menitikberatkan pada aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ ataupun individu, termasuk perubahan aspek sosial atau emosional akibat pengaruh lingkungan.&lt;br /&gt;Yang jelas, untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, Anda harus mengetahui factor dan aspek apa saja yang mempengaruhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peranan Nutrisi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cikal bakal otak mulai terbentuk pada minggu ketiga kehamilan berupa lempeng saraf, berubah menjadi tabung saraf pada minggu keempat dan mulai terbentuk otak besar, batang otak, otak kecil dan medulla spinalis pada minggu kelima kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bayi lahir, maka usia yang paling penting dalam pertumbuhan otak adalah 0-2 tahun. Periode tersebut penting karena masa ini adalah periode emas. Dalam periode inilah terjadi perkembangan saraf otak yang tercepat, khususnya mielinisasi. Selanjutnya memang terus terjadi perkembangan hingga usia 5 tahun, namun tidak secepat pada usia sebelumnya. Dalam masa ini maka yang terjadi adalah pengorganisasian perkembangan dan hubungan antar jaringan (impuls) otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Factor nutrisi berperan mulai dari kandungan, jadi seorang ibu yang hamil harus memperhatikan asupan gizi, bukan hanya untuk dirinya, juga untuk sang janin. Yang harus diperhatikan adalah protein dan asam lemak esensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi. Setelah bayi lahir, kebutuhan zat gizi dilakukan melalui pemberian ASI Eksklusif sejak hari pertamanya sampai usia 6 bulan. Tapi setelah proses menyusui terlampaui, Anda harus memikirkan nutrisi sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang tak dapat menyusui anak karena sesuatu hal, pemilihan nutrisi untuk bayi harus dipertimbangkan dengan matang, demi perkembangan kecerdasannya. Nutrisi yang diyakini dapat meningkatkan kualitas otak anak adalah asam lemak DHA (asam dokosaheksanoat) dan AA (asam arakhidonat). Asam lemak ini merupakan asam lemak esensial, artinya tidak dapat dibentuk oleh tubuh sehingga harus ditambah dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor Pendukung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah otak seorang anak terbentuk, maka ada berbagai factor yang mempengaruhi perkembangannya. Teramat sayang bila anak Anda sudah memiliki sel-sel otak yang berkualitas, namun dibiarkan tanpa didukung perkembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Factor pendukung antara lain perhatian dan kasih sayang orang tua dan lingkungannya yang berpengaruh bagi aspek emosi. Mulai dari kontak fisik, sentuhan, belaian dan nyanyian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Factor yang tak kalah pentingnya yaitu kebutuhan mental, misalnya proses pembelajaran, agama dan kepribadian. Factor pendukung inilah yang dapat menjadi stimulasi bagi perkembangan otak anak, juga akan mengaktifkan sel otak anak Anda sehingga perkembangannya akan lebih terpacu. Stimulasi ini penting sekali, sebab, jaringan saraf otak akan hilang dengan sendirinya apabila jarang atau tidak pernah sama sekali mendapat stimulasi.&lt;br /&gt;Stimulasi pada anak dapat diterima melalui sentuhan, pendengaran, penglihatan, pengecapan yang kesemuanya sudah dapat diproses sejak bayi baru lahir. Pemprosesan informasi atau stimulasi dari luar tergantung dari takaran dan derajat stimulasi yang diterima serta kemampuan si anak memproses stimulasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi orangtua dengan penuh kasih sayang dapat merangsang imajinasi dan gagasan kreatif anak. Stimulasi dapat dimulai dari dalam kandungan. Contohnya, si ibu yang hamil bisa mendengarkan musik sambil mengelus perutnya. Contoh lain stimulasi setelah anak lahir adalah dengan bercerita atau mendongeng. Mendongeng selain dapat mengajarkan kata-kata, juga dapat menjadi simbolisasi pendidikan. Misalnya bagaimana berbuat baik dan bagaimana memecahkan suatu masalah. Kemudian permainan juga merupakan stimulasi yang sangat tepat bagi anak. Usahakan memberi variasi permainan dan sangat baik kalau orangtua melibatkan diri secara langsung dalam permainan. Perlu diingat juga, jangan selalu melarang anak melakukan aktivitas sepanjang tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://info.balitacerdas.com/mod.php?mod=publisher&amp;amp;op=viewarticle&amp;amp;artid=50"&gt;Sumber Berita&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-1117279743754659549?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/1117279743754659549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/merangsang-kecerdasan-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/1117279743754659549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/1117279743754659549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/merangsang-kecerdasan-anak.html' title='Merangsang Kecerdasan Anak'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-6365332461897795364</id><published>2009-12-19T09:39:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T09:48:57.972-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Bagaimana Menjadi Murid Yang Sukses</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekolah dengan tahun ajaran baru sudah dimulai. Itu artinya kita harus mulai untuk rajin belajar lagi agar kita dapat melewati tahun ini dengan baik. Nah, agar kalian dapat menjadi seorang murid yang sukses melewati tahun ajaran ini, tips-tips dibawah ini mudah-mudahan dapat membantu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Usahakan untuk masuk sekolah setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang kita merasa malas untuk bangun pagi, apalagi kalau di hari Senin. Aduh, rasanya masih mengantuk sekali. Akhirnya kita berpikir untuk mencari alasan agar tidak masuk sekolah. Untuk mengejar ketinggalan, kalian meminjam catatan dari temanmu. Eit, tunggu dulu, dengan meminjam catatan dari teman bukan berarti kalian dapat mengerti apa yang diajarkan oleh bapak dan ibu guru di sekolah lho. Pada saat temanmu menulis catatan tersebut, dia menuliskan apa yang dianggap perlu olehnya. Nah, bagaimana kalau ternyata ada hal penting lain yang tidak tercatat olehnya? Wah, bisa-bisa saat ditanyakan di ulangan, kita tidak dapat menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Mulailah masuk ke kelas dengan perasaan terbuka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalian pasti bertanya-tanya, apa sih maksud dari kalimat diatas? Kita sering merasakan kita menyukai kelas yang satu sedangkan ada juga kelas yang tidak kita sukai. Entah itu karenanya gurunya galak, tidak dapat menerangkan dengan baik atau bahan yang diajarkan tidak menarik. Karena alasan itulah akhirnya kita sering ogah-ogahan untuk mengikuti kelas tersebut dengan baik. Wah, kalau kita merasa begini terus, bisa-bisa kita tidak dapat nilai bagus di buku rapor. Agar, nilai di rapor tetap memuaskan cobalah untuk tidak langsung men-cap kelas tersebut tidak menyenangkan. Dengarkan apa yang diajarkan oleh guru tersebut, lalu resapi pelajaran yang diajarkan hingga kalian mengerti. Kalau ada yang kurang jelas, cobalah untuk bertanya kepada guru tersebut. Ingat, bahwa semua guru menginginkan agar muridnya pintar dan beliau tidak akan lelah untuk mengajari hingga kalian mengerti. Dengan begitu, selain kamu mengerti pelajaran yang diajarkan, kalian juga menciptakan hubungan yang baik dengan guru kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Selalu siap sebelum masuk kelas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk memastikan bahwa pelajaran yang diajarkan dimengerti oleh para muridnya, guru sering memberikan latihan untuk di rumah atau yang kita sebut dengan pekerjaan rumah (PR). Biasakan untuk menyelesaikan dan mengumpulkan PR tersebut di saat yang ditentukan. Apabila kalian kesulitan menyelesaikan tugas tersebut, kalian dapat meminta bantuan dari ayah, ibu, kakak, teman sekelas atau bahkan dari guru mata pelajaran tersebut. Begitu juga dengan tugas-tugas lain seperti prakarya atau kerajinan tangan. Cobalah untuk mengumpulkan tepat pada waktunya. Dengan demikian, nilai yang kalian dapatkan utuh dan tidak dipotong karena terlambat mengumpulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Ikuti bimbingan belajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalian atau bahkan teman kalian pasti ada yang pernah ikut bimbingan belajar bukan? Bimbingan belajar dapat membantu kalian untuk lebih memperdalam pelajaran yang diajarkan di sekolah. Banyak bimbingan-bimbingan belajar yang dapat kalian ikuti. Pastikan sebelum mendaftar, bimbingan belajar yang kalian pilih merupakan bimbingan belajar yang baik. Coba tanyakan dengan teman kalian, bimbingan belajar apa yang diikutinya dan apakah itu membantunya untuk mengerti pelajaran di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mulailah untuk rajin belajar dari sekarang dan selamat mencoba tips-tips diatas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.duniabelajar.com/murid-tips-lihat.php?id=23&amp;amp;kelas=14"&gt;Sumber Artikel &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-6365332461897795364?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/6365332461897795364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/bagaimana-menjadi-murid-yang-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/6365332461897795364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/6365332461897795364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/bagaimana-menjadi-murid-yang-sukses.html' title='Bagaimana Menjadi Murid Yang Sukses'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-8035883408734627648</id><published>2009-12-18T08:13:00.001-08:00</published><updated>2009-12-18T08:36:57.286-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Kunci Pendidikan yang Baik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/Syur83sKU1I/AAAAAAAAABY/piQ4GlmiVAk/s1600-h/pendidikan-anak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/Syur83sKU1I/AAAAAAAAABY/piQ4GlmiVAk/s320/pendidikan-anak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416612039072830290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sekolah&lt;/span&gt; telah menyediakan serangkaian materi untuk mendidik seorang anak hingga dewasa termasuk perkembangan dirinya. Namun, tanggung jawab pendidikan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah. Kunci menuju pendidikan yang baik adalah keterlibatan orang dewasa yaitu orang-tua yang penuh perhatian. Jika orang-tua terlibat langsung dalam pendidikan anak-anak di sekolah, maka prestasi anak tersebut akan meningkat. Setiap siswa yang berprestasi dan berhasil menamatkan pendidikan dengan hasil baik selalu memiliki orang-tua yang selalu bersikap mendukung. Apa yang dapat dilakukan oleh orang-tua bagi anaknya setelah mereka memasuki pendidikan di sekolah? Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orang-tua agar anaknya dapat berprestasi di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;*    Dukungan Orang Tua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang-tua sebaiknya memberi perhatian kepada anak-anak mereka dan menanamkan kepada mereka nilai dan tujuan pendidikan. Mereka juga berupaya mengetahui perkembangan anak mereka di sekolah. Caranya adalah dengan berkunjung ke sekolah untuk melihat situasi dan lingkungan pendidikan di sekolah. Menaruh minat terhadap aktivitas sekolah akan secara langsung mempengaruhi pendidikan anak Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Kerja Sama dengan Guru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Biasanya apabila timbul masalah-masalah gawat, barulah beberapa orang-tua menghubungi guru anak-anak mereka. Sebaiknya, orang-tua perlu mengenal guru di sekolah dan menjalin hubungan yang baik dengan mereka. Berkomunikasilah dengan guru untuk perkembangan anak Anda. Guru juga perlu diberitahu bahwa Anda memandang penting pendidikan anak Anda di sekolah sebagai bagian kehidupannya. Ini akan membuat guru lebih memperhatikan anak Anda. Hadirilah pertemuan orang-tua murid dan guru yang diselenggarakan oleh sekolah. Pada pertemuan ini, Anda memiliki kesempatan untuk mengetahui prestasi akademis anak Anda serta perkembangan anak Anda di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang guru mengatakan hal yang buruk mengenai anak Anda, dengarkan guru tersebut dengan penuh respek, dan selidiki apa yang ia katakan. Anda juga dapat menanyai guru-guru di sekolah mengenai prestasi, sikap, dan kehadiran anak di sekolah. Jika seorang anak sering bermuka dua, maka penjelasan dari guru bisa jadi mengungkap hal-hal yang disembunyikan anak Anda saat bersikap manis di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Sediakan waktu untuk anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selalu sediakan waktu yang cukup banyak bagi anak Anda. Jika anak pulang sekolah, umumnya mereka cukup stres dengan beban pekerjaan rumah, ulangan, maupun problem lainnya. Sungguh ideal jika orang-tua misalnya seorang ibu berada di rumah pada saat anak-anak di rumah. Seorang anak akan senang bercerita ketika pulang sekolah seraya mengeluarkan semua keluhan dan bebannya kepada orang-tua. Bisa jadi mereka mulai menceritakan teman-temannya yang nakal yang mulai menawari rokok dan narkoba. Anda bisa segera tanggap dengan hal tersebut jika Anda menyediakan waktu bagi anak-anak Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Awasi kegiatan belajar di rumah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tunjukkan Anda berminat pada pendidikan anak Anda. Pastikan anak-anak Anda sudah mengerjakan pekerjaan rumah (PR) mereka. Wajibkan diri Anda untuk mempelajari sesuatu bersama anak-anak Anda. Membacalah bersama-sama mereka. Jangan lupa jadwalkan waktu setiap hari untuk memeriksa pekerjaan rumah anak Anda. Kendalikan waktu menonton TV, Internet dan bermain game dari anak-anak Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Ajari tanggung jawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekolah umumnya akan memberi banyak tugas untuk dipersiapkan anak di rumah dan di sekolah. Apakah mereka mengerjakan tugas-tugas itu dengan benar dan baik? Seorang anak dapat bertanggung jawab mengerjakan tugas mereka di sekolah jika Anda telah mengajar mereka untuk mengerjakan tanggung jawab di rumah. Cobalah mulai memberikan anak Anda pekerjaan rumah tangga rutin setiap hari seperti membersihkan tempat tidur sendiri menurut jadwal yang spesifik. Pelatihan di rumah seperti itu akan membutuhkan banyak upaya di pihak Anda karena perlu diawasi. Tetapi hal itu akan mengajar anak Anda rasa tanggung jawab yang mereka butuhkan agar berhasil di sekolah dan di kemudian hari dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Disiplin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jalankan disiplin dengan tegas namun dengan penuh kasih sayang. Jika Anda selalu menuruti keinginan anak, maka mereka akan menjadi manja dan tidak bertanggung jawab. Problem lain bisa muncul jika Anda terlalu memanjakan anak Anda seperti seks remaja, narkoba, prestasi yang buruk, dan masalah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jaga kesehatan anak Anda agar prestasi belajarnya tidak terganggu. Buat jadwal tidur yang cukup untuk anak Anda. Anak-anak yang kelelahan tidak dapat belajar dengan baik. Lalu hindari makanan seperti junk food, karena selain menyebabkan problem obesitas, juga mendatangkan pengaruh yang buruk terhadap kesanggupannya untuk berkonsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Jadi teman terbaik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadilah teman terbaik bagi anak Anda. Luangkan waktu untuk berbagi berbagai hal dengan mereka. Seorang anak membutuhkan semua teman yang matang yang bisa ia dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang-tua, Anda dapat menghindari banyak problem dan kekhawatiran atas pendidikan anak Anda dengan mengingat bahwa kerja sama yang sukses dibangun di atas komunikasi yang baik. Kerja sama yang baik dengan para pendidik di sekolah juga dapat membantu melindungi anak Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kumpulan.info/keluarga/anak/40-anak/192-pendidikan-yang-baik-untuk-anak.html"&gt;Sumber Berita&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-8035883408734627648?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/8035883408734627648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/kunci-pendidikan-yang-baik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/8035883408734627648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/8035883408734627648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/kunci-pendidikan-yang-baik.html' title='Kunci Pendidikan yang Baik'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kmb-g6I2Y7Q/Syur83sKU1I/AAAAAAAAABY/piQ4GlmiVAk/s72-c/pendidikan-anak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-3189071239255480430</id><published>2009-12-04T07:42:00.000-08:00</published><updated>2009-12-04T08:08:30.146-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Pendidikan'/><title type='text'>Potensi Anak Masih Diabaikan</title><content type='html'>Jakarta, Kompas - Potensi dan kerja keras anak selama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;belajar&lt;/span&gt; di sekolah diabaikan jika nilai ujian nasional tetap dijadikan standar kelulusan. Kelulusan siswa hanya dilihat dari pencapaian kemampuan kognitif yang dilakukan sesaat, tanpa melihat keseluruhan proses belajar siswa di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Demikian pendapat yang dikemukakan sejumlah kepala sekolah dari berbagai daerah, Kamis (3/12). Pihak sekolah yang mulai menerapkan penilaian siswa secara holistik tidak berdaya untuk meluluskan siswa yang berpotensi karena terganjal nilai ujian nasional (UN) yang tidak memenuhi standar nilai minimal yang ditetapkan pemerintah pada mata pelajaran tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Selama ini sekolah menerapkan penilaian yang utuh untuk setiap siswa. Kami tidak hanya menilai siswa dari pencapaian angka-angka, tetapi melihat bagaimana mereka berkembang dalam belajar. Tetapi, prinsip penilaian sekolah yang seperti itu tidak bisa diterapkan pada saat kelulusan siswa kelas III. Guru dihadang nilai UN,” kata Hartono, Kepala SMAN 12 Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hartono, dalam kenyataannya, sekolah tidak bisa meluluskan siswa jika ada nilai UN yang tidak memenuhi standar. ”Dinas pendidikan tidak akan menerima siswa itu dinyatakan lulus. Meskipun guru kenal betul bagaimana semangat dan potensi belajar anak itu, kami tidak bisa meluluskan siswa,” tutur Hartono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat senada dikemukakan Hamdi, Kepala SMPN 11 Jakarta. Sekolah dilematik karena tidak bisa menerapkan penilaian secara komprehensif yang melihat potensi anak pada saat kelulusan siswa kelas III.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamdi menyatakan, sekolah sebenarnya ingin supaya kontribusi penilaian guru yang jadi pertimbangan utama dalam meluluskan atau tidak meluluskan siswa. ”Tetapi, kenyataannya sulit. Padahal, guru tidak sembarangan juga dalam meluluskan siswa karena harus menjaga kualitas sekolahnya,” ujar Hamdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syamsuddin, Ketua Persatuan Guru Madrasah Indonesia, menjelaskan, hasil UN yang dijadikan landasan kelulusan tidak adil buat siswa. Kompetensi-kompetensi siswa dikebiri hanya karena tidak lulus pada sebagian mata pelajaran UN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tidak semua anak pandai Matematika. Itu bukan berarti mereka bodoh. Masih ada kompetensi-kompetensi lain yang menonjol yang bisa dicapai siswa,” ujar Syamsuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kondisi sekolah madrasah sekitar 90 persen milik swasta, menghadapi tantangan berat dalam mencapai standar pendidikan nasional. Sekolah madrasah umumnya melayani masyarakat tidak mampu hingga ke pedesaan, tetapi minim bantuan pemerintah karena dinilai bukan milik pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembenahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh kembali menegaskan, UN bukan satu-satunya penentu kelulusan siswa. Masih ada tiga syarat lainnya. Syarat pertama adalah siswa harus selesai melakukan seluruh program sekolah. Kedua, masalah akhlak dan moral siswa juga harus memenuhi syarat. Ketiga, siswa juga harus lulus ujian sekolah (US).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi, UN bukan satu-satunya penentu kelulusan,” ujar Mendiknas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyangkut UN, Mendiknas mengatakan akan tetap tetap dilaksanakan dan dilakukan perbaikan di empat bagian. Bagian pertama adalah pembuatan soal UN yang benar-benar mencerminkan kemampuan siswa didik. Kedua, penggandaan dan distribusi soal. Bagian ketiga, pengawasan UN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat adalah evaluasi atau penilaian atas jawaban siswa peserta UN. ”Kita tidak ingin, semua prosesnya sudah bagus. tetapi evaluasi jawaban siswa diotak-atik oleh seseorang. Jadi, jangan sampai ada tangan yang ikut bermain,” kata Nuh, seraya menyatakan bahwa perbaikan juga dilakukan melalui peningkatan kualitas guru, kesejahteraan guru, dan kelengkapan fasilitas sekolah. (ELN/HAR)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/12/04/03284728/potensi.anak.masih.diabaikan"&gt;Sumber Berita&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-3189071239255480430?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/3189071239255480430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/potensi-anak-masih-diabaikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/3189071239255480430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/3189071239255480430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/12/potensi-anak-masih-diabaikan.html' title='Potensi Anak Masih Diabaikan'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-7300746847496407299</id><published>2009-07-25T04:24:00.000-07:00</published><updated>2010-10-17T10:27:03.328-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Kami'/><title type='text'>Tentang Kami</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Les Privat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mandiri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Plus&lt;/span&gt; adalah bimbingan belajar dan les privat independent yang berdiri di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bogor&lt;/span&gt; sejak tahun 2005 yang kelola oleh para alumni alumni dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Secara Independent, Materi pelajaran meliputi Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) khususnya bidang studi eksak (Matematika dan IlmuPengetahuan Alam). Saat ini kami hanya melayani untuk daerah Bogor dan Cibinong. Untuk jadwal belajar dapat di tentukan sendiri oleh siswa. Jadwal belajar dan hari bisa dilihat pada website.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari dan jam belajar dapat di sesuaikan dengan keinginan siswa. Sistem yang kami terapkan yaitu khusus untuk perorangan minimal satu sekali pertemuan 90 menit, jika siswa ingin menambah jam belajar dalam setiap pertemuan bisa konfirmasi sebelumnya dengan pembimbing/ pengajar. Jadwal belajar 2 sampai dengan 3 kali pertemuan dalam seminggu. Buatlah janji terlebih dahulu dengan pembimbing, agar penjelasan dapat diberikan dengan baik tanpa mengganggu kegiatan belajar di sekolah. Untuk biaya bimbingan belajar dapat di lihat pada website.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-7300746847496407299?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/7300746847496407299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/tentang-kami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/7300746847496407299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/7300746847496407299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/tentang-kami.html' title='Tentang Kami'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-1481677730019245171</id><published>2009-07-25T04:17:00.000-07:00</published><updated>2009-11-27T06:19:58.598-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jadwal Belajar'/><title type='text'>Jadwal Belajar</title><content type='html'>Jika anda masih bingung menentukan jadwal belajar, berikut ini jadwal efektif belajar di bimbingan belajar education mandiri yang bisa siswa pilih dan bisa ditentukan sesuai dengan keinginan siswa sendiri, tanpa mengganggu kegiatan belajar di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Jadwal Belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Hari, Waktu Belajar &amp;amp; Jam Belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # Senin s/d Sabtu &amp;amp; Minggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # Waktu : Pagi - Siang - Sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # Jam Belajar : 09:00 s/d 18:00&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-1481677730019245171?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/1481677730019245171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/jadwal-belajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/1481677730019245171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/1481677730019245171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/jadwal-belajar.html' title='Jadwal Belajar'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-2285076357162410601</id><published>2009-07-25T04:13:00.000-07:00</published><updated>2009-11-28T08:33:17.704-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biaya Belajar'/><title type='text'>Biaya Belajar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Les privat&lt;/span&gt; mandiri plus membuka pendaftaran siswa bimbingan belajar metode pembelajaran les privat guru ke rumah siswa. Adapun beberapa layanan yang tersedia yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Les Privat SD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran Matematika, Sains,&lt;br /&gt;Biaya Les di sesuaikan dengan tempat tinggal siswa&lt;br /&gt;pertemuan  (@1,5 Jam)&lt;br /&gt;Jadwal disesuaikan dengan siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Les Privat SMP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran Matematika, IPA&lt;br /&gt;Biaya Les di sesuaikan dengan tempat tinggal siswa&lt;br /&gt;pertemuan (@1,5 Jam)&lt;br /&gt;Jadwal disesuaikan dengan siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Les Privat SMU IPA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran Matematika, Fisika, Kimia&lt;br /&gt;Biaya Les di sesuaikan dengan tempat tinggal siswa&lt;br /&gt;pertemuan  (@1,5 Jam)&lt;br /&gt;Jadwal disesuaikan dengan siswa&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pembelajaran akan di sesuaikan dengan materi pelajaran di sekolah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Biaya tersebut sudah termasuk biaya transports pengajar ke lokasi rumah siswa&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Uang kursus dapat dibayarkan setiap sebulan sekali&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;100 % Bebas biaya pendaftaran &lt;a href="http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/hubungi-kami.html"&gt;untuk info hubungi &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-2285076357162410601?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/2285076357162410601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/biaya-belajar-mengikuti-bimbingan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/2285076357162410601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/2285076357162410601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/biaya-belajar-mengikuti-bimbingan.html' title='Biaya Belajar'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9078294650728444610.post-7406531037129651882</id><published>2009-07-25T03:41:00.000-07:00</published><updated>2010-10-22T04:11:14.346-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungi Kami'/><title type='text'>Hubungi Kami; Les Privat Bogor, Guru Les, Guru Les Privat SD, SMP, SMA</title><content type='html'>&lt;span lang="IN"&gt; &lt;p align="justify"&gt;Les Privat Mandiri Plus, Kami Menyediakan Guru Privat Datang Kerumah Siswa, Mata Pelajaran Matematika, Kimia, Fisika, Terbuka untuk SD, SMP, SMU Pengajar dari Mahasiswa dan Alumnus Alumnus IPB yang Berpengalaman, Ramah dan Bersahabat dalam Pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih jelas dapat menghubungi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Please Contact:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dian Kristiana, S.Si&lt;br /&gt;0813 8028 6829&lt;br /&gt;085810360998&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Independent Office Les Privat Mandiri Plus&lt;br /&gt;Jl. Curug Pakansari Rt 06 RW 02&lt;br /&gt;Cibinong Bogor 16915 - Jawa Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami siap melayani para orang tua siswa untuk les privat di wilayah Bogor dan Sekitarnya, Para pengajar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) siap membimbing anak anda dalam belajar dan mempersiapkan masa depan. Insya Allah kamilah jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandiri Privat Plus - Solusi Belajar Anak Anda &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9078294650728444610-7406531037129651882?l=lesprivatbogor.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/feeds/7406531037129651882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/hubungi-kami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/7406531037129651882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9078294650728444610/posts/default/7406531037129651882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lesprivatbogor.blogspot.com/2009/07/hubungi-kami.html' title='Hubungi Kami; Les Privat Bogor, Guru Les, Guru Les Privat SD, SMP, SMA'/><author><name>ola ola la la</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05363517519695563869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
